Menu

Senin, 18 November 2013

8 Tips Memulai Bisnis bagi Pemula

Anda mungkin pernah mendengar ungkapan bahwa "memulai sesuatu adalah bagian yang tersulit". Hal ini tidak berbeda dengan memulai bisnis. Bagi sebagian orang, memulai usaha adalah bagian tersulit dalam berbisnis.Nah, kesulitan ini bukanlah tidak bisa diatasi. Asal ada niat, kesulitan semacam ini tentunya bukan menjadi halangan Anda dalam berbisnis.Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu wirasusaha pemula dalam memulai usaha, yang dilansir Ciputra Enterpreneurship.


Miliki mimpi
Bermimpilah Anda akan memiliki perusahaan besar dengan omzet hingga milyaran rupiah. Mimpi merupakan awal dari kesuksesan yang besar. Mimpi inilah yang akan menjadi motivasi untuk mendapatkan ide dalam usaha Anda.


Persiapkan Mental yang Kuat
Menjadi pengusaha dan memiliku usaha sendiri tentunya berbeda dengan menjadi karyawan di suatu perusahaan milik orang lain. Menjadi pengusaha berarti Anda harus menginvestasika kembali penghasilan Anda, berbeda dengan menjadi karyawan yang bisa menghabiskan gajinya. Selain itu, Anda juga harus siap mengorbankan waktu dan tenaga Anda untuk membangun usaha ini. Karena itu Anda harus terlebih dulu memiliki mental pengusaha dalam diri Anda.


Buatlah Rencana Bertahap
Rencana adalah hal yang penting. Mualilah membuat rencana dari modal. Jika Anda hanya memiliki modal sedikit, ikuti saja peraturannya. Pikirkanlah secara matang dalam menggunakan modal tersebut. Rencanakan sesuai kepentingan dan yakinlah bahwa keuntungan akan datang sendiri bila Anda menjalankan usaha dengan benar. Ingatlah tidak ada di dunia ini yang instan.


Miliki Visi dan Misi yang Jelas
Visi dan misi penting bagi Anda untuk menentukan arah dalan berbisnis. Dengan begitu Anda bisa lebih fokus dalam menjalankan bisnis Anda ini. Tanpa visi dan misi, maka Anda akan kehilangan arah dan fokus. Ini bisa saja berakhir dengan kebangkrutan. Milikilah visi usaha untuk jangka panjang.


Susun Rencana dan Ide Kreatif
Berusahalah untuk terus mencari ide bisnis yang kreatif. Baik dari segi produk yang sedang Anda kerjakan, pengelolaan modal,penjajakan jaringan hingga rencana kreatif lainnya yang lebih efektif. Ide kreatif juga diperlukan agar Anda bisa masuk ke dalam bisnis yang menegangkan. Milikilah rencana cadangan dan ide yang kreatif.


Tempat Usaha yang Strategis
Tempat yang strategis bisa dikatakan menjadi salah satu kunci keberhasilan suatu usaha. Namun bukan berarti tempat yang startegis adalah segala-galanya. Bila ternyata Anda tidak bisa mendapatkan lokasi yang strategis, Anda bisa menjual hal yang lain, misalnya pelayanan yang cepat, ramah, dan sopan atau jasa atau produk yang berbeda dari kompetitor Anda.


Sikapi Kegagalan dengan Cerdas
Risiko kegagalan tentunya ada salam setiap bisnis. Sebagai pengusaha, kegagalan seperti sudah menjadi sahabat setiap harinya. Ketika Anda menemui kegagalan, maka segera cari penyebabnya dan sikapi kegagalan tersebut dengan cerdas.


Gunakan Keuntungan dengan Cerdas
Ingatlah, menjadi pengusaha berarti Anda harus menginvestasikan kembali sebagian dari laba atau keuntungan yang Anda dapat dari bisnis Anda. Anda harus menggunakan laba tersebut dengan bijak dan cerdas untuk mengembangkan usaha Anda. Jangan terlena dengan laba yang besar sehingga melupakan kelanjutan bisnis Anda.

Selamat dan semoga sukses memulai usaha Anda.

CARA MUDAH MENINGKATKAN OMZET USAHA

Dalam bisnis, meningkatkan omset penjualan sangat penting. Sebab omset berbanding lurus dengan profit yang didapat. Semakin besar omset penjualan, semakin besar keuntungan yang diperoleh.
Pertanyaannya, bagaimana cara meningkatkan omset penjualan?
Sebelum masuk ke tips meningkatkan omset penjualan, biasanya pebisnis mencari hal-hal besar yang bisa memicu peningkatan omset dalam sekejap. Tidak ada salahnya memang. Tapi seringnya peningkatan omset itu bisa dimulai dari hal-hal yang kecil, yang mungkin sering diabaikan, dan justru itu yang bisa meningkatkan omset secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Berikut ini, ada 4 cara meningkatkan omset penjualan bisnis anda.

1. Lihat harga jual.
Bagaimana dengan harga jual produk anda? Apakah sudah waktunya naik, tetap, atau turun? Anda bisa nilai dari perkembangan penjualan anda. Ketahui harga ideal saat ini dengan mencoba beberapa opsi harga jual. Dengan begitu, anda akan tahu harga ideal untuk produk anda. Sehingga anda akan lebih mudah untuk meningkatkan omset penjualan anda.

2. Kenali kapan prime time bisnis anda.
Prime time bisnis artinya saat penjualan banyak terjadi. Di waktu tersebut, anda harus mengoptimalkan kinerja penjualan anda, misalnya dengan menggencarkan program pemasaran. Segenap resource yang anda miliki, harus fokus penuh pada saat prime time tersebut.

3. Lihat database konsumen anda.
Kalau anda punya data konsumen, coba lihat dan analisa kembali apa yang menyebabkan mereka menjadi konsumen anda. Sebaiknya, anda kategorikan juga konsumen tersebut ke dalam beberapa daftar konsumen. Sehingga anda bisa melakukan pendekatan marketing yang sesuai untuk setiap daftar konsumen tersebut.

4. Jalankan strategi pemasaran untuk meningkatkan omset.
Untuk meningkatkan omset penjualan, jangan ragu untuk menjalankan strategi pemasaran seperti dengan memberikan penawaran yang super heboh. Bentuknya bisa seperti memberikan ukuran produk yang lebih besar, diskon, atau memperpanjang masa penggunaan produk. Bisa juga dengan menjalankan program booking order atau sejenisnya. Intinya, jangan ragu untuk ACTION dengan ide pemasaran yang hendak anda lakukan.

Minggu, 17 November 2013

10 Tip Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses




Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.
Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.
1. Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.
2. Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.
3. Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.
4. Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan udak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.
5. Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.
6. Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.
7. Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.
 8. Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.
9. Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.
10. Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.